Senin, 24 September 2012

Diagram Entity Relationship

   1.      Entity Relationship Model

 Merupakan model yang digunakan untuk menggambarkan data dalam bentuk entity, atribut dan relation antar entitas. Entity Relationship Model belum bisa diimplementasikan ke dalam basis data yang sebenarnya, akan tetapi dia bisa menjembatani antar objek nyata dengan basis data.

   2.      Entity Relationship Diagram

Diagram ini menggambarkan hubungan antar entitas. E-R Diagram dapat mengekspresikan struktur logis sebuah basis data dengan simple dan jelas.
Diagram E-R terdiri dari 3 bentuk diagram dasar :
  1. Persegi  mempresentasikan entitas.
  2. Elips mempresentasikan atribute.
  3. Garis mempresentasikan hubungan (relationship)


   3.      Komponen-Komponen ERD
a. Entity (Entitas)
Sebuah “benda” (thing) atau “objek”(object) di dunia nyata yang dapat dibedakan dari semua objek lainnya. Entity direpresentasikan dengan bentuk persegi.
      Contoh :
      - manusia   : mahasiswa, dosen, pegawai
      - tempat     : kampus, kantor, perusahaan
      - kejadian  : wisuda, mengajar, bangkrut
 
b. Entity Set - Set Entitas
Set Entitas adalah sekumpulan entity yang mempunyai tipe yang sama. Kesamaan tipe ini dapat dilihat dari atribut/property yang dimiliki oleh setiap entity.
      Contoh :
   - kumpulan orang yang belajar di perguruan tinggi didefinisikan sebagai mahasiswa.

 c. Attribute
 Sebuah properti deskriptif yang dimiliki oleh semua anggota. Attribute direpresentasikan dengan bentuk elips.
     Contoh :
     - Mahasiswa           : NIM, nama,  prodi,  jenis kelamin.

Jenis Attribute
  •          Simple Attribute
    Attribut yang terdiri atas satu komponen tunggal dengan keberadaan yang independen, tidak bisa diuraikan.
           Contoh : NIM 
  •          Composite Attribute
    Attribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih mendasar.
          Contoh : Alamat terdiri dari nama jalan, nomor rumah, nama kota, dll. 
  •          Single-Valued Attribute
     Attribut yang hanya mempunyai satu harga untuk suatu entitas tertentu.
           Contoh : Putra atau putri 
  •          Multi-Valued Attribute
    Attribut yang dapat terdiri dari sekumpulan harga untuk suatu entitas tertentu.
           Contoh : Hobi
  •          Derived Attribute
    Suatu attribut yang dihasilkan dari atribut lain.
           Contoh : Attribut umur yang dapat dihasilkan dari attribut tanggal lahir.

  d. Relationship
Relationship adalah hubungan yang terjadi antara beberapa entity.
Relationship direpresentasikan dengan bentuk jajar genjang.
      Contoh :
      - Entity Mahasiswa dengan nim = "5302411015" dan nama "Karina Amalia" berelasi dengan entity Mata Kuliah kd_mk = "BD001" dan nama_kul = "Basis Data". Hubungannya adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah.   


e. Cardinality Ratio
Rasio kardinalitas menunjukkan jumlah entity yang dihubungkan ke satu entity lain dengan suatu relationship sets.
     
Ada beberapa jenis Cardinality Ratio yaitu :
  •   One to One
           Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity.
     
  •   One to Many
          Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam entity dalam B dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam A.

  • Many to One
           Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity B. Satu entity dalam B dapat dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.
     
  •  Many to Many
          Satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam entity dalam B dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.


   4.      Tahap Pembuatan Diagram E-R
   1. Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan entity.
   2. Menentukan attribut-attribut dari entity.
   3. Menentukan primary key dari tiap entity.
   4. Menentukan relationship antar entity.
   5. Menentukan attribut dari relationship.
   6. Menentukan Cardinality Rasio.
   7. Menentukan participation constraint.

Selasa, 18 September 2012

Ini Rangkuman Basis Datanya...

Materi yang saya tangkap pada pertemuan minggu ini, seperti yang sudah dijelaskan oleh Bapak Dosen, dan saya ingin mencoba menguraikan kembali point-point yang sekiranya penting agar mampu dipahami lebih dalam.

Data
Fakta mentah yang belum diolah dan tidak mempunyai makna didalam data itu terdapat sebuah informasi.
Informasi itu sendiri hasil dari pemprosesan data yang sudah mempunyai informasi yang bermanfaat (berisi suatu berita).

Informasi
Hasil dari pemrosesan data yang sudah mempunyai informasi yang bermanfaat.

Basis Data
Sekumpulan data yang saling berhubungan  agar bias dimanfaatkan atau kumpulan file yang saling berhubungan dan disimpan dalam media penyimpanan tersebut.

Tujuan dari basis data
  1. Cepat dalam mendapatkan data
  2. Efisiensi dalam penyimpanan
  3. Kebersamaan pemakaian
  4. Menangani dalam jumlah yang besar
  5. Meniadakan duplikasi  data

Keamanan
  1. Lingkungan dalam system basis data
  2. Komponen system basis data
  3. DBMS (Database Management System)

Komponen basis data 
  • Hardware
    Adalah Perangkat Keras sebagai bagian dari I/O devicenya.
     
  • Sistem Informasi
    Adalah program yang mengatur eksekusi program dan bertindak sebagai interface antara aplikasi dan perangkat keras.
     
  • Data Base
    Adalah Kumpulan dari suatu data (data yang berjumlah banyak).
     
  • DBMS (Data Base Management System)
    Adalah suatu program yang digunakan untuk memanage dan diberikan kontrol akses pada data yang tersimpan pada data base.
  • DBMS juga bisa diartikan sebagai pengolah basis data.
    contohnya : oracle, Ms.SQL, Ms.Accsess, MySQL, postgressSQL, DB2..
     
  • User
    Adalah sipemakai brainware/manusia.
     
  • Application 
    Adalah program pengakses data base contohnya :XAMPP.

Arsitektur Basis Data
  1. Stand Alone
    Adalah suatu Basis Data yang digunakan pada komputer yang sama dan hanya bisa dipakai oleh satu pemakai. 
  2. Sistem Terpusat
    Merupakan Basis Data yang terdiri dari sebuah server dan sejumlah terminal, contohnya adalah Sikadu pada Web Universitas Negeri Semarang. 
  3. System  Client Server
    Adalah Basis Data yang memiliki solusi mengatasi kelemahan pada sitem terpusat dengan memberikan software kepada client sehingga dipusat tidak terlalu dibebani. contohnya jika kita bermain game online Point Blank kenapa kita disuruh menginstal software clientnya karena agar bisa digunakan untuk mengakses grafis-grafis dasar sehingga tidak perlu membebani server.
     

DBMS (Database Management System) yaitu kumpulan program yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan memelihara basis data dan set perangkat lunak.
Biasanya berupa basis suatu program computer  yang digunakan untuk memasukkan, mengubah, menghapus. 
Contohnya: Oracle, ms. Sql, ms. Access, my sql, post greesql, db2
  
Bahasa Basis Data dibagi menjadi 2 diantaranya : 
  1. DDL (Data Definition Language/ Bahasa Definisi Data)
    Adalah perintah-perintah yang biasa digunakan untuk :
     

    • Menyediakan perintah untuk membuat database
    • Mendefinisikan dan memodifikasi struktur tabel termasuk konstrain-konstrain yang ada pada suatu tabel.
    contoh : Create Table.  
  2. DML (Data Manipulation Language/Bahasa Manipulasi Data)
    • Merupakan bahasa Query yang digunakan untuk memanipulasi dan pengambilan data.
    contohnya : Insert, Update, Delete.
Jenis DML
Prosedural             :   Mensyaratkan data apa yang diinginkan serta bagaimana cara mendapatkan.
Non Prosedural :  Pemakaian menentukan data yang diinginkan, menyebutkan bagaimana cara mendapatkan.



Selasa, 11 September 2012

SISTEM BASIS DATA


Keuntungan Sistem Basis Data
  • Terkontrolnya kerangkapan data
  • Dalam basis data hanya mencantumkan satu kali saja field yang sama yang dapat dipakai oleh semua aplikasi yang memerlukannya.
  • Terpeliharanya keselarasan (ke-konsistenan) data
  • Apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan
  • Data dapat dipakai secara bersama (shared)
  • Data dapat dipakai secara bersama-sama oleh beberapa program aplikasi (secara batch maupun on-line) pada saat bersamaan.
  • Dapat diterapkan standarisasi
  • Dengan adanya pengontrolan yang terpusat maka DBA dapat menerapkan standarisasi data yang disimpan sehingga memudahkan pemakaian, pengiriman maupun pertukaran data.
  • Keamanan data terjamin
  • DBA dapat memberikan batasan-batasan pengaksesan data, misalnya dengan memberikan password dan pemberian hak akses bagi user (misal : modify, delete, insert, retrieve)
  • Terpeliharanya integritas data
  • Jika kerangkapan data dikontrol dan ke konsistenan data dapat dijaga maka data menjadi akurat
  • Terpeliharanya keseimbangan (keselarasan) antara kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi
  • Struktur basis data diatur sedemikian rupa sehingga dapat melayani pengaksesan data dengan cepat
  • Data independence (kemandirian data)
  • Dapat digunakan untuk bermacam-macam program aplikasi tanpa harus merubah format data yang sudah ada
Kelemahan Sistem Basis Data
  • Memerlukan tenaga spesialis
  • Kompleks
  • Memerlukan tempat yang besar
  • Mahal

Komponen basis data
Komponen Sistem Basis Data terdiri dari 6 Komponen ,Yaitu :
 
  1. Hardware
    Biasanya berupa perangkat komputer standar, media penyimpan sekunder dan media komunikasi untuk sistem jaringan.
     
  2. Operating System
    Yakni merupakan perangkat lunak yang memfungsikan, mengendalikan seluruh sumber daya dan melakukan operasi dasar dalam sistem komputer. Harus sesuai dengan DBMS yang digunakan.
     
  3. Database
    Yakni basis data yang mewakili sistem tertentu untuk dikelola. Sebuah sistem basis data bisa terdiri dari lebih dari satu basis data. 
  4. DBMS (Database Management System)
    Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola basis data. Contoh kelas sederhana: dBase, Foxbase, Rbase, MS. Access, MS. Foxpro, Borland Paradox. Contoh kelas kompleks: Borland-Interbase, MS. SQL Server, Oracle, Informix, Sybase. 
  5. User ( Pengguna Sistem Basis Data )
    Orang-orang yang berinteraksi dengan sistem basis data, mulai dari yang merancang sampai yang menggunakan di tingkat akhir. 
  6. Optional Software
    Perangkat lunak pelengkap yang mendukung. Bersifat opsional.
Prinsip basis data
Prinsip utamanya yaitu pengaturan data. Tujuannya yaitu :
  1. Efisiensi ruang penyimpanan (Space) Melakukan sejumlah penekanan jumlah redudansi data (duplikasi data).
  2. Keakuratan (Accuracy) Dilakukan pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint) tipe data, domain data, keunikan data, yang secara ketat dapat diterapkan dalam sebuah basis data.
  3. Ketersediaan (Availability) Karena kepentingan sebuah pemakaian data, sebuah basis data dapat memiliki data yang disebar di banyak lokasi geografis. Dengan pemanfaatan teknologi jaringan computer yang berada disuatu lokasi/cabang, dapat juga diakses (menjadi tersedia/available) bagi lokasi/cabang lain.
  4. Kelengkapan (Completeness) Lengkap tidaknya suatu data yang kita kelola dalam sebuah basis data bersifat relative (baik terhadap kebutuhan pemakai maupun terhadap waktu).
  5. Keamanan (Security) Menentukan siapa-siapa (pemakai) yang boleh menggunakan basis data beserta objek-objek didalamnya dan menentukan jenis-jenis operasi apa saja yang boleh oleh pemakai tersebut.
  6. Kebersamaan Pemakai (Sharbility) Pemakai basis data seringkali tidak terbatas pada satu pemakai saja, atau di satu lokasi saja atau oleh satu system/aplikasi saja. Basis data dapat digunakan oleh banyak pemakai, misalnya oleh sejumlah departemen dalam perusahaan atau oleh banyak sistem seperti sistem penggajian, sistem inventory, sistem penjualan barang, dan sebagainya. Untuk memenuhi tujuan harus dikelola oleh sistem (aplikasi) yang mendukung lingkungan multiuser.
Sistem basis data merupakan perpaduan antara basis data dan sistem manajemen basis data (SMBD). Komponen-komponen sistem basis data meliputi :
  •  Perangkat Keras (Hardware) sebagai pendukung operasi pengolahan data.
  • Sistem Operasi (Operating System) atau perangkat lunak untuk mengelola basis data.
  • Basis data (Database) sebagai inti dari sistem basis data.
  • Sistem Manajemen Basis Data (SMBD).
  • Pemakai (User).
  • Aplikasi lain.
Perangkat untuk menjaga abstraksi data dikenal dengan sebutan data model. Data model merupakan kumpulan konsep yang dapat digunakan untuk menggambar struktur data.
Struktur basis data meliputi tipe data, relationship, dan beberapa syarat yang harus dipenuhi basis data.
 
Ada beberapa definisi yang umum digunakan dalam basis data, yaitu :
  • Entitas : Entitas adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam. Pada bidang Administrasi Siswa misalnya, siswa, buku, pembayaran.
  • Atribut : Atribut biasa disebut juga data elemen, data field, atau data item yang digunakan untuk menerangkan suatu entitas dan mempunyai harga tertentu, misalnya atribut dari entitas pegawai diterangkan oleh, nama, umur, alamat, pekerjaan.
  • Data Value (Nilai Data) : Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada tiap data, elemen, atau atribut. Atribut nama pegawai menunjukan tempat dimana informasi nama karyawan disimpan, nilai datanya misalnya adalah Anjang, Arif, Suryo, dan lain-lain yang merupakan isi data nama pegawai tersebut.
  • File/Tabel : Kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya.
  • Record/Tuple : Kumpulan elemen-elemen yang saling berkaitan menginformasikan tentang suatu entitas secara lengkap. Satu record mewakili satu data atau informasi.


    Alasan menggunakan sistem basis data adalah lebih banyak memiliki kelebihan dan pada perkuliahan semester 3 saya mengambil mata kuliah Sistem Basis Data.




    Referensi:
    • Wikipedia
    • diah.staff.gunadarma.ac.id/.../files/.../PENGANTAR+BASIS+DATA.d.
    • nissadwi.phpnet.us/materi-basis_data_KTP.pdf