1.
Entity Relationship Model
Merupakan model yang digunakan
untuk menggambarkan data dalam bentuk entity,
atribut dan relation antar entitas.
Entity Relationship Model belum bisa diimplementasikan ke dalam basis data yang
sebenarnya, akan tetapi dia bisa menjembatani antar objek nyata dengan basis
data.
2.
Entity Relationship Diagram
Diagram ini menggambarkan hubungan
antar entitas. E-R Diagram dapat mengekspresikan struktur logis sebuah basis
data dengan simple dan jelas.
Diagram E-R terdiri dari 3 bentuk diagram
dasar :
- Persegi mempresentasikan entitas.
- Elips mempresentasikan atribute.
- Garis mempresentasikan hubungan (relationship)
3.
Komponen-Komponen ERD
a. Entity (Entitas)
Sebuah “benda” (thing) atau “objek”(object) di dunia nyata yang dapat dibedakan dari semua objek lainnya. Entity direpresentasikan dengan bentuk persegi.
Contoh :
- manusia : mahasiswa, dosen, pegawai
- tempat : kampus, kantor, perusahaan
- kejadian : wisuda, mengajar, bangkrut
Sebuah “benda” (thing) atau “objek”(object) di dunia nyata yang dapat dibedakan dari semua objek lainnya. Entity direpresentasikan dengan bentuk persegi.
Contoh :
- manusia : mahasiswa, dosen, pegawai
- tempat : kampus, kantor, perusahaan
- kejadian : wisuda, mengajar, bangkrut
b. Entity Set - Set Entitas
Set Entitas adalah sekumpulan entity yang mempunyai tipe yang sama. Kesamaan tipe ini dapat dilihat dari atribut/property yang dimiliki oleh setiap entity.
Contoh :
- kumpulan orang yang belajar di perguruan tinggi didefinisikan sebagai mahasiswa.
Set Entitas adalah sekumpulan entity yang mempunyai tipe yang sama. Kesamaan tipe ini dapat dilihat dari atribut/property yang dimiliki oleh setiap entity.
Contoh :
- kumpulan orang yang belajar di perguruan tinggi didefinisikan sebagai mahasiswa.
c. Attribute
Sebuah properti deskriptif yang dimiliki oleh semua anggota. Attribute direpresentasikan dengan bentuk elips.
Contoh :
- Mahasiswa : NIM, nama, prodi, jenis kelamin.
Sebuah properti deskriptif yang dimiliki oleh semua anggota. Attribute direpresentasikan dengan bentuk elips.
Contoh :
- Mahasiswa : NIM, nama, prodi, jenis kelamin.
Jenis Attribute
-
Simple Attribute
Attribut yang terdiri atas satu komponen tunggal dengan keberadaan yang independen, tidak bisa diuraikan.
Contoh : NIM -
Composite Attribute
Attribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih mendasar.
Contoh : Alamat terdiri dari nama jalan, nomor rumah, nama kota, dll. -
Single-Valued Attribute
Attribut yang hanya mempunyai satu harga untuk suatu entitas tertentu.
Contoh : Putra atau putri -
Multi-Valued Attribute
Attribut yang dapat terdiri dari sekumpulan harga untuk suatu entitas tertentu.
Contoh : Hobi -
Derived Attribute
Suatu attribut yang dihasilkan dari atribut lain.
Contoh : Attribut umur yang dapat dihasilkan dari attribut tanggal lahir.
d.
Relationship
Relationship adalah hubungan yang terjadi antara beberapa entity.
Relationship direpresentasikan dengan bentuk jajar genjang.
Contoh :
- Entity Mahasiswa dengan nim = "5302411015" dan nama "Karina Amalia" berelasi dengan entity Mata Kuliah kd_mk = "BD001" dan nama_kul = "Basis Data". Hubungannya adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah.
e. Cardinality Ratio
Rasio kardinalitas menunjukkan jumlah entity yang dihubungkan ke satu entity lain dengan suatu relationship sets.
Ada beberapa jenis Cardinality Ratio yaitu :
Relationship adalah hubungan yang terjadi antara beberapa entity.
Relationship direpresentasikan dengan bentuk jajar genjang.
Contoh :
- Entity Mahasiswa dengan nim = "5302411015" dan nama "Karina Amalia" berelasi dengan entity Mata Kuliah kd_mk = "BD001" dan nama_kul = "Basis Data". Hubungannya adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah.
e. Cardinality Ratio
Rasio kardinalitas menunjukkan jumlah entity yang dihubungkan ke satu entity lain dengan suatu relationship sets.
Ada beberapa jenis Cardinality Ratio yaitu :
- One to One
Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity.
- One to Many
Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam entity dalam B dihubungkan dengan maksimum satu entity dalam A.
- Many to One
Yaitu satu entity dalam A dihubungkan dengan maksimum satu entity B. Satu entity dalam B dapat dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.
- Many to Many
Satu entity dalam A dihubungkan dengan sejumlah entity dalam entity dalam B dihubungkan dengan sejumlah entity dalam A.
4. Tahap
Pembuatan Diagram E-R
1. Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan entity.
2. Menentukan attribut-attribut dari entity.
3. Menentukan primary key dari tiap entity.
4. Menentukan relationship antar entity.
5. Menentukan attribut dari relationship.
6. Menentukan Cardinality Rasio.
7. Menentukan participation constraint.
1. Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan entity.
2. Menentukan attribut-attribut dari entity.
3. Menentukan primary key dari tiap entity.
4. Menentukan relationship antar entity.
5. Menentukan attribut dari relationship.
6. Menentukan Cardinality Rasio.
7. Menentukan participation constraint.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar